Tahun Pertama Menjadi System Administrator

Tahun Pertama Menjadi Seorang System Administrator

un

Saya merupakan lulusan SMK tahun 2018 dengan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di salah satu sekolah di daerah saya. Setelah lulus SMK saya tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tapi saya memutuskan untuk langsung bekerja.

Pengalaman kerja pertama saya bukanlah menjadi seorang System Administrator, namun menjadi Technical Support sebuah kantor di Surabaya, dan ini merupakan pengenalan perdana saya di dunia kerja, karena semasa SMK saya bisa disebut tidak mengikuti PRAKERIN (Praktek Kerja Industri), dikarenakan saya akan mewakili sekolah saya untuk mengikuti Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) Tingkat Kabupaten, hehehe.

Kembali ke judul cerita, saya bisa bekerja di posisi System Administrator, merupakan lonjakan yang sangat luar biasa. Dikarenakan saya yang awal nya hanya Technical Support selama kurang lebih 1 tahun (atau lebih tepatnya 11 bulan) hampir tidak pernah berhadapan dengan Server. Sedikit cerita kenapa saya bisa bekerja di posisi sebagai System Administrator karena saya memberanikan diri untuk mencoba melamar pekerjaan yang saya dapat dari teman (Senior) saya, dan dia juga yang memaksa saya untuk melamar pekerjaan ini. Alasan tambahan saya untuk melamar pekerjaan System Administrator ini adalah karena saya tidak mau jenjang karir saya tidak berkembang.

Saya bekerja sebagai System Administrator di salah satu Penyedia Layanan Hosting yang ada di Indonesia. Setelah saya masuk bekerja, saya sedikit kaget, ternyata posisi System Administrator di kantor tersebut sedang kosong, yang berarti saya tidak punya senior di kantor tersebut, tidak ada transfer knowledge atau hand over credential Server, bahkan cara akses Server aja saya tidak tahu pada waktu itu. Saya awalnya bingung, “kok begini…”, tapi ya sudahlah, hajar aja, hahaha. Bisa dibilang saya tidak punya skil yang cukup untuk menjadi System Administrator, dan saya juga jarang sekali untuk ngoprek (belajar) sendiri, hehehe. Dan yang paling parah menurut saya adalah, Server di kantor tersebut menggunakan Sistem Operasi CentOS, dan saya tidak pernah menggunakan CentOS sebelumnya. Saya juga tidak pernah melihat Cpanel sebelumnya. Parah si itu, hahaha. Tapi saya tidak pasrah begitu saja, saya tipe orang belajar sambil melakukan, atau istilah kere nya Learning by Doing, #CMIIW. Tapi saya cukup bersyukur telah mengikuti LKS pada waktu sekolah, itu merupakan bahan saya untuk menjadi seorang System Administrator. Masih ingat sedikit-sedikit lah cara konfigurasi Server. Masih ada beberapa hal yang lebih parah sih, tapi tidak bisa saya tulisakan disini, hehehe. Tapi yang sangat saya ingat adalah, ketika saat akan migrasi Cpanel dari WHM ke Plesk, saya disuruh cek apa itu Plesk, cara menggunakan Plesk dan lain-lain. Setelah saya mencoba install Plesk di Server, saya kasih link serta akses Plesk ke Manager saya dengan tujuan supaya Manger saya bisa preview si Plesk ini, tapi saat itu juga langsung di tanya “kapan kita bisa migrasi?”, dalam hati saya, “Pak, saya baru coba instal doang loh….”, tapi ya sudah lah, mungkin juga tekanan dari atasan juga kenapa Manager saya bilang begitu. Tapi yang saya tidak suka adalah, seolah-olah saya tidak dikasih waktu untuk mempelajari Plesk terlebih dahulu #CMIIW. Infrastruktur di kantor tersebut juga agak sedikit kacau, setelah saya bekerja disitupun Infrastruktur juga masih kacau, hehehe, itu dikarenakan warisan dari System Administrator lama sudah begitu dan dengan ketidak tahuan saya juga mengenai Infrastruktur yang benar. Saya juga tidak punya keberanian untuk membenahi Infrastruktur yang sudah jalan ini, saya takut salah langkah dan menimbulkan downtime Server yang lama, jadi saya hanya menjaga Infrastruktur yang sudah jalan ini. Server-server di kantor tersebut bahkan Server production semua, tidak ada Server development, bahkan ada Programer yang live coding di Server production, aneh bukan. Tapi setelah itu saya bikin server development lah, ya kali live coding di server production. Di kantor tersebut saya belajar banyak hal, sangat banyak di dunia per-server-an ini, hahaha. Tapi masih jauh dari The Real System Adminstrator.

Satu tahun sudah berlalu, dan akhirnya saya memutuskan untuk resign dari kantor tersebut.

Sekarang saya sudah mendapatkan pekerjaan yang baru, dan masih sama menjadi System Administrator di Startup yang bernama sensor, hahaha. Di tahun kedua ini, saya harus bisa menutupi kekurangan saya di tahun pertama, dan terus upgrade skil. Saya tidak mau hanya menjadi System Administrator, saya ingin ke tingkat yang lebih tinggi lagi, dan itu belum terfikirkan, hehehe.

Sebenarnya saya malu share pengalaman seperti ini, tapi tidak apalah, buat seru-seruan dan melatih skil menulis saya juga. Intinya semua hal yang dilakukan pertama kali tidak mungkin sempurna, dan ini merupakan masih tahap awal saya berenang di dunia IT. Saya masih belajar dan sampai kapanpun akan tetap belajar. Intinya nikmati proses, hehehe.